Tag: Psychic

Psychic Kusuo Live Action (2017) Review dan Penilaian

Muncul lagi sebuah film adaptasi dari versi anime menjadi live action yaitu Psychic Kusuo. Psychic Kusuo bisa disebut juga sebagai The Disastrous Life of Saiki Kusuo yang mana dalam Bahasa Jepang disebut 斉木楠雄のΨ難 (baca : Saiki Kusuo no Sai-san). Film ini disutradarai oleh Yuichi Fukuda dengan menggaet Kento Yamazaki yang sudah langganan memerankan live action.

Hasil produksi dari Sony Pictures Entertainment Japan ini telah tayang pada 21 Oktober 2017. Proses produksi telah dilaksanakan sejak Februari 2017. Film bergenre komedi ini berdurasi selama 100 menit.

Sinopsis

Psychic Kusuo berkisah tentang Kusuo Saiki, seorang siswa sekolah menengah berusia 16 tahun yang dilanda bencana setiap hari karena ia dilahirkan dengan kekuatan gaib. Kusuo Saiki terlahir dengan kekuatan yang jarang dimiliki orang lain yaitu telepati dan telekinesis. Bagi sebagian orang pasti menganggap kekuatan super ini cukup keren, namun tidak untuk Kusuo. Ia terus-terusan berusaha untuk menjalani kehidupan yang normal tanpa ada gangguan dari kekuatannya itu. Kusuo mencoba menjaga jarak dari teman-temannya untuk menutupi kemampuan psikisnya itu. Namun, banyak kejadian tak terduga lainnya yang tiba-tiba terjadi.Kusuo berusaha keras untuk tidak menarik perhatian dengan menyembunyikan kekuatannya dari teman sekelasnya, tetapi secara tidak sengaja ia malah menarik perhatian makhluk-makhluk aneh lainnya, seperti Riki Nendou yang berkepala kosong dan Shun Kaidou yang berkhianat. Orang-orang disekita Kusuo malah penasaran dan ingin belajar tentang kehidupan darinya. Kehidupan ternyata lebih sulit untuk diperjuangkan dibandingkan dengan yang ada dalam harapan.Berawal dari pask guru yang memberikan pengumuman bahwa festival budaya sekolah akan dimulai dalam waktu sebulan ke depan. Apabila nantinya ada masalah yang muncul, acara akan dibatalkan tahun depan. Seluruh kelas mendiskusikan tentang proyek apa yang akan mereka bawakan saat festival tersebut dipimpin oleh Kineshi Hairo.Satu  minggu sebelum festival, sudah ada beberapa siswa yang telah menemukan batu untuk proyek tersebut. Sekelompok siswa terkejut, mendengar bahwa seorang siswa, Kokomi Teruhashi, tidak akan mengambil bagian dalam kontes kecantikan. Kusuo memperkenalkannya sebagai Gadis paling populer di sekolah. Dia berbagi pemikiran sebenarnya tentang dirinya mengetahui tentang penampilannya yang cantik dan dengan pikiran itu saja dia tidak bisa menyukainya.

Namun, acara ini, Kokomi mulai percaya dia memiliki perasaan untuk Kusuo dan mulai berada di dekatnya. Kimomi pergi untuk berbicara dengannya dan bertanya apa Dia akan melakukan di festival, Kusuo mengatakan kepadanya bahwa dia hanya akan berjalan-jalan, tetapi Shun datang untuk mengatakan Kusuo akan membantunya dengan pertarungannya dengan Dark Reunion. Dia mendengarkan apa yang dikatakan Shun sebelum dengan cepat memaafkan dirinya sendiri, mengatakan dia akan mencari untuk batu, sebuah d mendapat beberapa “offu” sebelum dia keluar dari pintu.

Saat ini adalah hari terselenggaranya festival. Kusuo sarapan bersama dengan orang tuanya, Kurumi dan Kuniharu. Namun, terdapat beberapa tanda kemalangan yang akan menimpa mereka. Ibunya, memberitahunya untuk tetap aman di festival hari ini dan orang tuanya berdoa untuknya sebelum dia pergi. Berjalan ke sekolah, Kusuo tahu dia sedang diikuti oleh Kokomi, dia percaya dia akhirnya akan membuat Kusuo mengatakan “offu” padanya di festival.

 Daftar Pemeran

  • Saiki Kusuo diperankan oleh Yamazaki Kento
  • Teruhashi Kokomi diperankan oleh Hashimoto Kanna
  • Nendou Riki diperankan oleh Arai Hirofumi
  • Kaidou Shun diperankan oleh Yoshizawa Ryo
  • Hairo Kaneshi diperankan oleh Kasahara Hideyuki
  • Kuboyasu Aren diperankan oleh Kaku Kento
  • Chouno Uryoku diperankan oleh Muro Tsuyoshi
  • Kanda Pinesuke diperankan oleh Satou Jiro
  • Saiki Kuniharu diperankan oleh Tanabe Seiichi
  • Saiki Kurumi diperankan oleh Uchida Yuki

Review

Film gubahan dari bentuk manga dan anime nya yang terkenal ternyata memiliki beragam respon dari masyarakat. Ada yang terhibur dengan film ini, ada pula yang merasa kecewa karena tidak sesuai dengan ekspektasi dari versi sebelumnya. Namun, dilansir dari BoxofficeMojo bahwa pendapatan keseluruhan film ini dari hasil penayangan secara internasional yaitu sebesar $8juta.

Film Psychic Kusuo akan menjadi kisah hiburan sekolah yang cukup menarik. Film yang merupakan adaptasi live-action dari manga gag populer Shuichi Aso, yang diserialkan dalam Weekly Shonen Jump dan memiliki pandangan dunia yang unik. Karakter yang tampil dalam cerita ini sedikit banyak cukup jarang dijumpai di dunia nyata, bahkan mungkin hanya ada di imajinasi saja.

Secara keseluruhan, film ini mengambil tema komedi. Namun, komedi yang muncul dalam cerita ini sangat kental dengan komedi khas Jepang yang belum tentu bisa dipahami oleh orang-orang yang berada di luar Jepang. Bagi yang sudah menonton versi anime atau membaca manga nya, disarankan untuk tidak berekspektasi terlalu tinggi.

Karakter Kusuo yang diperankan oleh Yamazaki Kento memiliki kesan yang sedikit berbeda dibandingkan dengan karakter asli di manga atau anime nya. Bila dalam versi anime Kusuo bisa mendengar dan mengatakan sesuatu lewat telepati, dalam versi film ini malah sebaliknya. Ia terkesan menjadi manusia biasa yang banyak berbicara.

Manga dan versi anime-nya, yang mana sekarang telah memasuki musim kedua, keduanya lucu karena karakter-karakter aneh bermunculan. Apalagi ditambah dengan monolog Saiki yang kadang kala cukup menjijikkan.Tapi film ini mengecewakan dengan pacing yang menyedihkan, dan terdkadang di beberapa sisi para pemain terkesan seperti overacting.

Pada bagian peran Kokomi sebagai seorang gadis favorit sekolah tersebut muncul, ekspresi yang dikeluarkan Hashimoto Kanna juga terkesan dibuat-buat. Ia berusaha menyamai ekspresi anime nya. Dan ini membuatnya telihat cukup aneh.

Plot cerita yang bisa dibilang cukup berantakan di beberapa bagian. Kisah ini berorientasi pada event Festifal budaya yang diselenggarakan di sekolah Kusuo. Berbagai kejadian yang muncul seakan-akan terlalu beruntun hanya dalam satu event ini. Dan seluruhnya menimpa Kusuo.
Inilah yang menjadi salah satu pembeda dari versi anime yang sudah muncul sebelumnya.

Dalam versi anime, beberapa kejadian berjalan lebih lambat malah terkesan lebih natural dan tidak terburu-buru. Sedangkan dalam versi filmnya ini, kejadian buruk Kusuo mulai dari Kokomi yang penasaran dengan alat kendali Kusuo hingga berusaha melepasnya, Nendou yang berhasil melepaskan kacamatanya, perkelahian Aren dan penampilan sulap Chouno terkesan menjadi beberapa kejadian yang menerpa Kusuo secara bertubi-tubi.

Kekuatan Kusuo dalam versi film ini juga tidak sehebat yang tertuang dalam versi anime. Memang hal ini cukup logis karena bisa jadi untuk versi live action terdapat beberapa hal yang tak mungkin terealisasi. Namun, tetap saja ini cukup mengecewakan.

Bila anda sudah pernah membaca manga atau menonton anime nya, semoga tidak berkespektasi terlalu tinggi. Apabila anda belum pernah menonton cerita ini sebelumnya, persiapkan beberapa hal tak terduga yang mungkin terlintas di otak anda. Film ini cocok sebagai media hiburan.… Read the rest